Showing posts with label Serba-Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba-Serbi. Show all posts

Friday, September 7, 2012

Inilah Perbedaan Kopi Robusta dan Arabica


Inilah perbedaan kopi robusta dan arabica. Kawan suka minum kopi? Kopi merupakan minuman global yang menurut saya sangat nikmat. Dua jenis kopi di dunia ini yang paling terkenal adalah robusta dan arabica. Kedua nama itu pasti akrab di telinga kita. Namun apakah kawan sudah mengetahui perbedaan kopi robusta dan arabica? Saya berani menebak bahwa kebanyakan orang Indonesia tidak mengetahui perbedaan kopi robusta dan arabica. Padahal kopi di Indonesia sangat terkenal beraneka macam dan mempunyai rasa serta aroma yang sedap. Inilah perbedaan kopi robusta dan arabica.

1. Kopi Robusta
Kopi robusta merupakan kopi yang paling merakyat di dunia karena harganya relatif murah. Kopi robusta banyak ditemukan di Indonesia dan Filipina. Kondisi tanah, iklim, suhu, dan pengemasan akan memberikan pengaruh yang besar bagi rasa yang dihasilkan oleh kopi robusta. Keistimewaannya, tanaman kopi robusta dapat berbuah dimana saja, bahkan di dataran rendah. Namun kelemahannya sangat rentan terhadap hama, terutama serangga Buah kopi robusta banyak. Banyak orang bilang bahwa rasa kopi robusta lebih mirip dengan cokelat, berasa manis. Tekstur kopi robusta lebih kasar. 

Ada hewan pemakan kopi yang bernama luwak. Luwak merupakan hewan yang pandai memilih kopi robusta matang dan bermutu. Kopi tersebut dicerna di dalam perut luwak dan akhirnya dikeluarkan kembali dalam bentuk utuh, karena memang susah dicerna. Kopi ini selanjutnya dikumpulkan petani untuk dibersihkan dan dibakar. Kopi jenis ini disebut sebagai kopi luwak.

Selain itu kandungan kafein robusta lebih tinggi. Jika ingin begadang, minumlah kopi jenis robusta.

2. Kopi Arabica
Kopi arabica terkenal mempunyai rasa yang lebih enak dibanding dengan robusta. Banyak orang bilang aroma kopi arabica adalah gabungan dari aroma buah dan bunga. Tanaman kopi robusta hanya bisa tumbuh dan berbuah di daerah yang dingin atau sejuk. Buahnya hanya sedikit dibanding dengan robusta. Selain itu, jangka waktu berbunga sampai berbuah adalah sembilan bulan. Sangat lama. Kopi arabica mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu terasa kental dimulut saat disesap. Tekstur kopi arabica sangat lembut dan rasanya pahit.
Perbedaan kopi robusta dan arabica selanjutnya adalah kandungan kafein arabicayang lebih sedikit dibanding dengan robusta. Rasa kopi robusta selain terkenal pahit, juga agak sedikit asam.

Itulah perbedaan kopi robusta dan arabica.
Semoga bermanfaat.

Friday, August 31, 2012

Tips Makan Sehat

makan sehat bergizi senang

Tips makan sehat ala Quantum Artikel. Apa kabar kawan? Habis lebaran, pasti masih kenyang makan ketupat opor. Bicara masalah makan, kemarin setelah buka akun facebook, ada grup cafe kampus yang update status tentang tips makan sehat. Tak ada salahnya kalau saya teruskan di sini, kali aja bisa menjadi manfaat bagi kawan semua. Oke tak usah berlama-lama, inilah tips makan sehat.

Friday, July 20, 2012

Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat Otak

Satu hal yang sangat penting adalah daya ingat. Apalagi akhir-akhir ini banyak terdapat kasus beberapa orang yang mempunyai masalah tentang daya ingatnya. Usia muda tidak lagi menjamin apakah daya ingat akan kuat. Kawan tentu pernah mengalaminya, bahwa kawan merasa daya ingat kawan lemah. Hal itu dapat diakibatkan oleh beberapa faktor. Nah, di bawah ini ada cara mudah untuk meningkatkan daya ingat kita. Ayo kita simak.

Sunday, June 24, 2012

Khasiat dan Manfaat Ikan Tongkol

Ikan tongkol pastilah sudah diketahui hampir seluruh rakyat Indonesia. Karena ikan laut jenis ini banyak ditemui nelayan di perairan Indonesia. Ikan ini selalu menjadi favorit multi lapisan masyarakat. Selain rasanya yang memang enak dan dagingnya banyak, ikan tongkol terkenal kaya akan gizi. Tak heran jika negara Jepang banyak mengimpor ikan tongkol dari Indonesia. Nah, tahukah kawan apa saja khasiat dan manfaat ikan tongkol? Kita baca ulasan berikut ini.

1. Mencegah linu tulang dan reumatik.
Kawan dapat memperoleh khasiat ikan tongkol yang ini dengan menjadikannya sebagai menu utama sehari-hari. Kawan bisa merebus atau menggorengnya, tergantung selera. Karena khasiatnya terletak pada daging, akan sangat baik jika kita mengolah ikan tongkol segar. Untuk terapi reumatik yang serius, sebaiknya dikonsumsikan tiap hari dengan porsi yang cukup. Sedangkan untuk terapi ringan, cukup 2-3 kali dalam seminggu. Selama pengobatan ini, hindari mandi malam, hawa dingin, atau olah raga berlebihan.

2. Mengobati Anemia
Tanda-tanda anemia adalah cepat lelah, pegal-pegal di persendian, pucat, kuku dan kelopak mata pucat, dan terdapat garis-garis hitam dibawah mata. Jika anemia menyerang, segeralah kawan atasi. Pada kondisi tubuh yang demikian, virus mudah menyerang karena kekebalan tubuh sangat menurun. Yang harus dilakukan oleh tubuh adalah segera membentuk sel-sel darah merah agar sistem kekebalan menguat kembali. Kandungan alami dalam ikan tongkol sangat baik untuk merangsang pembentukan sel darah merah. Namun pengolahannya harus direbus, dan dimakan dengan kuahnya sekaligus. Sebab jika melalui proses penggorengan, beberapa jenis protein akan rusak. Sebagai pengobatan, biasakan 3-4 kali dalam seminggu untuk mengkonsumsinya.

3. Membantu mencegah ejakulasi dini.
Jika kehidupan seksual sedang menurun, mungkin saja disebabkan oleh berbagai faktor. Di sini ikan tongkol akan membantu kawan dalam menghindarkan ejakulasi dini dan bisa tahan lama .
Caranya : ambil insang pada tongkol segar, rebus dengan daun jeruk purut 2 – 3 lembar dan sedikit garam hingga mendidih. Minum ramuan ini 1 – 2 jam sebelum berhubungan. Sedangkan bagi wanita cukup mengkonsumsi dagingnya secara teratur, akan meningkatkan vitalitas, termasuk di dalam urusan seksual anda.

4. Mencegah kulit kusam.
Kulit dibagian tertentu seperti betis, lutut, lengan, dan siku sering terasa kasar dan kusam. Bagi kaum wanita hal ini sangat mengganggu penampilan dan kecantikan. Resep berikut bisa dicoba. Ambil kulit ikan tongkol dengan cara disayat-sayat, khusunya di sekitar sirip punggung sampai ekor. Rebus dengan batang serai yang dimemarkan dan tambahkan garam secukupnya. Makan sekaligus kuahnya secara rutin 2 – 3 kali seminggu. Sisik pada permukaan kulit tersebut perlahan-lahan akan mengelupas dan kulit menjadi halus kembali.

Itulah khasiat dan manfaat ikan tongkol.
Semoga bermanfaat.

Wednesday, June 20, 2012

Cara Membuat Bakpia Pathuk Yogyakarta

Jika kawan berwisata ke Yogyakarta jangan hanya makan gudeg saja, melainkan cicipi hidangan lezat yang satu ini Namanya adalah Bakpia Pathuk. Bakpia Pathuk khas Yogyakarta ini adalah oleh-oleh yang mudah didapatkan di seluruh Yogyakarta, terutama di pusat oleh-oleh. Rasanya yang enak dan gurih membuat makanan ini disukai masyarakat segala usia. Selain itu juga bergizi karena terbuat dari bahan-bahan yang mengandung nutrisi tinggi. Jika kawan mau mencoba membuat bakpia pathuk, di bawah ini ada satu resep untuk membuat Bakpia Pathuk Yogyakarta.

Bahan untuk membuat kulit bakpia:
  • 100 gram tepung terigu
  • garam secukupnya
  • minyak kelapa secukupnya

Bahan untuk isi bakpia:
  • 1,5 kg kacang hijau tanpa kulit
  • 800 gram gula pasir
  • garam secukupnya

Cara membuat kulit bakpia:
  1. Campur terigu, garam dan minyak. Uleni sampai menjadi adonan yang lembut, tidak lengket di tangan dan mudah dibentuk
  2. Ambil sedikit adonan (kurang lebih sebesar ukuran kelereng)
  3. Lebarkan tipis seperti membuat kulit martabak telur.

Cara membuat isi bakpia:
  1. Rendam kacang hijau tanpa kulit selama 3 jam dam tiriskan
  2. Rebus kacang hijau tanpa kulit tersebut sampai empuk dan buang airnya.
  3. Haluskan kacang hijau tanpa kulit beserta gula pasir dan garam dengan menggunakan blender
  4. Ambil sedikit adonan isi, bentuk bulat-bulat.

Proses penyelesaian:
  1. Ambil selembar kulit yang sudah dilebarkan tipis
  2. Isi dengan adonan isi
  3. Tutup dan bentuk menjadi bulat agak gepeng, pastikan semua adonan isi telah tertutup dengan kulit
  4. Tata di loyang yang telah dioles margarin tipis
  5. Panggang sampai berwarna kuning kecoklatan dan matang

Itulah resep untuk membuat bakpia pathuk.
Semoga bermanfaat.



Diambil dari banyak sumber.

Saturday, June 9, 2012

Publikasi Bukanlah Ancaman


Bukan suatu wacana lagi bahwa negara kita telah mewajibkan seluruh calon lulusan perguruan tinggi untuk melakukan publikasi ilmiah. Langkah ini diambil pemerintah bukan hanya untuk meningkatkan pasokan publikasi ilmiah semata, melainkan untuk memajukan kualitas pendidikan. Benarkah?
Publikasi merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Karena di salah satu sisi, mahasiswa yang akan mempunyai kepentingan untuk lulus akan merasa dituntut untuk berpikir lebih keras untu membuat suatu publikasi. Kita semua tahu bahwa untuk melakukan publikasi tidaklah mudah. Untuk ukuran mahasiswa Indonesia, kita rasa untuk membuat publikasi skala nasional akan ditemukan kesulitan. Publikasi jurnal bukanlah hal yang mudah, kesempatannya pun tidak banyak. Pubilkasi hanyalah ada sekitar 8 kali dalam setahun. Namun, jumlah mahasiswa di Indonesia kian banyak. Bagaimana masalah ini akan diantisipasi oleh pihak mahasiswa bersama universitas yang bersangkutan?

Untuk sementara mungkin menyingkirkan hal itu dulu. Yang paling penting sebelum memikirkan sulitnya publikasi ialah bagaimana kita akan memulai pembuatan suatu jurnal. Tak bisa dipungkiri bahwa budaya copy paste masih melekat di kalangan mahasiswa Indonesia. Sangat berbahaya. Karena dengan merebaknya isu publikasi, merebak juga isu plagiarisme.

Maka dari itu, kita sebagai mahasiswa yang berkarakter, mulai sekarang kita berusaha semampu kita untuk menghilangkan budaya copy paste. Memakai suatu pustaka bukanlah hal yang dilarang, tetapi semua itu sudah ada aturannya.Gunakan prosedur yang tepat, sungguh-sugguh membuat jurnal, akan mengantarkan kita pada publikasi jurnal yang bagus.

Thursday, June 23, 2011

Kebohongan Yang Sering Diucapkan Lelaki

Manusia tak ada yang sempurna. Pasti ada saja kekurangan yang dimiliki setiap manusia. Nah, di bawah ini kita akan menyingkap sedikit tentang kebohongan yang sering dilakukan oleh lelaki. Tentu kita tahu, tak selamanya kebohongan itu membawa bencana. Justru lelaki kadang berbohong untuk kebaikan. Benarkah? Kita simak yang di bawah ini.

Menyembunyikan fakta yang sebenarnya mungkin dapat memperbaiki situasi, tapi itu pasti akan mengganggu hubungan dalam jangka panjang. Kebenaran adalah pilar dalam berhubungan. Pada beberapa titik laki-laki dan perempuan lebih memilih berbohong. Perbedaannya adalah "alasan" di balik kebohongan. Perempuan biasanya berbohong demi membuat orang lain merasa sedikit lebih baik. Sementara pada laki-laki sebaliknya, kebohongan untuk menghindari situasi yang dihadapi atau masuk ke dalam keadaan yang menantang.

Berikut beberapa kebohongan alias white lie yang paling sering diucapkan pria dalam kehidupan sehari-hari:

1. Kamu tidak terlihat gemuk: Ini sebuah contoh kebohongan klasik, berusaha memberikan penghargaan dan membuatnya bahagia.

2. Saat menelepon Anda: Ini contoh lain kebohongan putih saat menelepon. Pria mungkin menghubungkan dengan beberapa kesalahan teknis saat tak ingin ditelepon: Alasannya bermacam-macam mungkin jaringan yang sibuk, di luar jangkauan, atau semacam itu.

3. Terjebak dalam kemacetan: Hampir semua dari kita pasti menggunakan kebohongan ini di beberapa kondisi tertentu. Kebohongan ini memiliki keuntungan, dari sebuah keraguan untuk dipercaya.

4. Cinta masakan Anda: Makanan yang dimasak dapat membuat sengsara untuk dimakan. Beberapa pria berpura-pura seolah-olah itu benar-benar enak! Kebenaran pernyataan tersebut dapat dinilai oleh ekspresi saat menyantap makanan.

5. Percayalah aku, aku tidak pernah berbohong: Pria begitu sering menggunakan kalimat sakti ini. Namun kalimat ini membuat para wanita benar-benar terpesona dan terpikat sehingga dia buta dengan kedustaan.

6. Senang dengan pekerjaan ibu Anda: Diucapkan ketika pria itu berusaha keras untuk mengesankan seorang gadis dan ia akan melakukan apa saja untuk membuatnya merasa baik.

7. Wanita lain No Way! Pria begitu semangat berpura-pura saat bersama gadis mereka. Mereka mengatakan tidak peduli dengan perempuan lain. Tentunya hal itu adalah dusta. Pernyataan "tidak berpikir tentang wanita lain" sulit dipercaya.

Itulah kebohongan yang sering diucapkan lelaki. Nah bagi kaum hawa, sudah tahu kan kebohongan yang sering diucapkan lelaki. Semoga bisa lebih bisa membentengi diri dari kebohongan lelaki.

Thursday, June 16, 2011

Kuliah Tanpa Organisasi Adalah Nol Besar

Kuliah mungkin di zaman sekarang ini merupakan sesuatu yang tak istimewa lagi. Tak seperti dulu dimana kuliah adalah suatu "keistimewaan", maka sekarang kuliah itu sendiri adalah suatu hal yang biasa. Maka tak heran jika zaman dulu satu kampung yang kuliah cuma satu orang, sedangkan sekarang seluruh remaja yang telah tamat SMA sederajat kebanyakan memilih kuliah daripada kerja. Namun sebenarnya apakah tujuan seseorang berkuliah? Banyak versi untuk menjawabnya.

Ada yang jawabnya menuntut ilmu, sekedar ingin kuliah, karena gengsi, ingin dapat pekerjaan, ingin beribadah bahkan sampai ingin cari kesibukan untuk mengisi waktu luang. Yang paling menarik adalah jawaban yang pertama: menuntut ilmu. Namun muncul satu lagi pertanyaan: ilmu seperti apa yang ingin didapat dari kuliah? Lagi-lagi banyak versi untuk menjawabnya. Apakah ilmu tersebut telah cukup jika hanya dari bangku kuliah? Saya rasa tidak!

Menurut saya kuliah adalah saat-saat dimana penentuan karir kehidupan dunia sesorang dipertaruhkan. Bagaimana tidak? Ilmu yang didapat dari SD sampai SMA tak kan ada artinya lagi kalau kuliah tidak sungguh-sungguh. Menurut salah satu guru saya waktu SMA, kuliah menentukan hampir 90% karir dalam kerja. Percayalah! Tentu saja bekal  untuk terjun di dunia kerja dan di masyarakat tak cukup dari perolehan bangku kuliah. Ilmu yang didapat dari bangku kuliah hanyalah ilmu teoritis. Jika hanya mengandalkan dari situ saja, maka seorang mahasiswa akan cacat. Kuncinya, kita harus cari pendidikan di luar bangku kuliah: organisasi.

Organisasi mahasiswa (biasa disingkat Ormawa) adalah "surga" bagi mahasiswa yang haus akan ilmu dan pengalaman. Di Ormawa, mahasiswa dapat belajar hal-hal yang tak didapatkan di bangku kuliah. Misalkan saja kerja kelompok, public speaking, kreativitas, kemampuan lobi, problem solving, team mate, spiritualitas, kebersamaan, kekeluargaan, sosialisme, kehumasan, jaringan, dan lain-lain. Softskill yang didapat dari organisasi lah yang nantinya paling berperan bagi mahasiswa calon pemimpin di masyarakat. Masyarakat sama sekali tak butuh apa yang kita dapat dari bangku kuliah.Kita lihat saja di sekitar kita, kebanyakan orang-orang yang sukses di karirnya adalah para mantan-mantan aktivis organisasi kampus, bukan mereka yang study oriented.

Maka dari itu, kita sebagai mahasiswa layaknya menyadari hal itu. Bahwa menyiapkan masa depan bukanlah hanya dari bangku kuliah di dalam kelas, namun lewat organisasi mahasiswa. Softskill tersebutlah yang lebih kita butuhkan untuk menjadi insan yang utuh. Mari jangan sia-siakan waktu kita di perguruan tinggi yang hanya sebentar ini.

HIDUP MAHASISWA !!!.

Monday, May 30, 2011

Sejarah Kata Pengemis

Mungkin hampir di seluruh kota di Indonesia, negeri kita tercinta ini ada pengemis. Walaupun dari pihak pemerintah kita sudah berusaha untuk mentertibkan, tetapi masih ada saja yang bertahan, yang tak jarang mengganggu keindahan dan ketertiban. Menurut saya, pengemis bukanlah refleksi dari ketidakmampuan seseorang dalam mencari nafkah. terbukti bahwa ada banyak pengemis yang secara fisik dinilai mampu bekerja. Namun darimanakah sejarah kata pengemis tersebut? Apakah tiba-tiba kaum peminta-minta tersebut diberi nama pengemis begitu saja? Saya rasa tidak. Begini ceritanya:

Pada saat itu penguasa Kerajaan Surakarta Hadiningrat dipimpin oleh seorang Raja bernama Paku Buwono X, dimana para penguasa pada masa itu memang sangat dermawan serta gemar membagi-bagikan sedekah untuk kaum dhuafa yang tak mampu terutama menjelang hari Jum'at khususnya pada hari Kamis sore.

Pada hari Kamis tersebut Raja Paku Buwono keluar dari istananya untuk melihat-lihat keadaan rakyatnya, dari istana menuju Masjid Agung. Perjalanan dari gerbang Istana menuju Masjid Agung tersebut ditempuh dengan berjalan kaki yang tentunya melewati alun-alun lor (alun-alun utara), sambil berjalan kaki tentunya diiringi para pengawal sang raja, rupanya di sepanjang jalan sudah dinanti-nantikan oleh rakyatnya sambil berjejer rapi di kanan-kiri jalan dan sembari menundukkan kepala sebagai tanda penghormatan kepada sang pemimpinnya.

Pada saat itulah sang raja tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bersedekah dan langsung diberikan kepada rakyatnya berupa uang tanpa ada satupun yang terlewatkan. Kebiasaan berbagi-bagi berkah tersebut mungkin adalah warisan para penguasa sebelumnya (sebelum Paku Buwono X). Ternyata kebiasaan tersebut berlangsung setiap hari Kamis (dalam bahasa jawanya Kemis), maka lahirlah sebutan orang yang mengharapkan berkah dihari Kemis dan diistilahkan dengan sebutan NGEMIS (kata ganti untuk sebutan pengguna/pengharap berkah dihari Kemis) dan pelaku-pelakunya pun biasa disebut Pengemis (Pengharap berkah pada hari Kemis).

Namun kata pengemis rupanya telah masuk salah satu kosa kata bahasa Indonesia yang tentunya kata dasarnya bukan emis tapi Kemis (Kamis). Ternyata sebutan peminta-minta kalah populer dengan istilah pengemis padahal kata pengemis kalau diurai dan diambil dari kata dasarnya yakni kemis atau emis mungkin tidak dikenal dalam kosa kata bahasa indonesia kecuali kalau ada tambahan awalan pe sehingga muncul istilah "Pengemis". Lain halnya dengan kata peminta-minta kata dasarnya adalah minta yang artinya jelas bahkan bisa berdiri sendiri tanpa ada awalan pe.

Jadi kalau boleh disimpulkan asal muasal kata atau perkataan pengemis berasal dari Surakarta atau Solo.

Itulah asal mula kata pengemis.

Tuesday, March 29, 2011

Perbedaan Sate Jepang dan Sate Indonesia

Negara kita memang sangat kaya akan keanekaragaman kuliner. Hampir semua daerah di Indonesia mempunyai makanan khas masing-masing. Misalkan sate. Sate di Indonesia pun ada bermacam-macam. Ada sate sapi, sate kambing, sate ayam khas Madura, sate jeroan, dan berbagai macam sate lainnya. Ternyata tak hanya di Indonesia. Makanan sate pun dapat ditemui di negara matahari terbit, Jepang. Tentu saja bahan dan penyajiannya berbeda.

Toriyaki (Sate Jepang)
Chef terkemuka Jepang, Hirohisa Koyama penasaran dengan sate Indonesia. Presiden NPO Nippon Culinary Exchange Institute yang juga pemilik restoran Aoyagi di Tokushima Jepang dan Basara Jakarta ini pun membedakannya dengan sate dari negerinya. Koyama pun membedahnya dalam ceramahnya dengan tajuk "Menggali Budaya Kuliner Jepang serta Kaitannya dengan Indonesia" di Restoran Basara, Jakarta pekan lalu. Rupanya, dia tahu persis bahan dan bumbu sate Indonesia, terutama daging ayam dan kambing, bumbu dan cara memasak. Koyama lalu mencari tahu sejarah sate Indonesia.

Dijelaskannya perbedaan antara sate Jepang (sate ayam yang empuk, potongan daun bawang, dan bakso) dan Indonesia (sate ayam dan kambing). Sate Jepang tampil lebih rapi (tidak berlumur aneka bumbu) dan warna daging yang dibakar lebih merata. Sementara sate Indonesia lebih penuh (banyak daging) dan ada bagian agak gosong ada pula yang masih putih.

Rasanya pun berbeda, sate Jepang cenderung gurih mengarah ke asin, sedangkan sate Indonesia lebih gurih dan ada rasa manis karena memakai kecap manis. Ketika dia menjelaskan perbedaan tadi, dari samping kiri tercium bau harum dan bau gosong daging. Hmm, rupanya ada yang sedang memanggang sate. Tak lama kemudian, keluarlah para pramusaji membawa puluhan porsi sate Jepang dan Indonesia yang dibagikan kepada setiap hadirin.

Seusai bersantap sate, Koyama mengupas perbedaan sate buatan bangsanya dan sate Indonesia. Sate Jepang tidak berwarna hitam (gosong) dan tidak banyak berminyak karena hanya dibumbui, tepatnya dilumuri, garam Jepang yang dibeli dari Bali dan kecap. Sementara sate Indonesia memakai aneka bumbu. Cara membakarnya pun berbeda sebab jenis arang yang dipakai juga berbeda.

Tukang sate di Jakarta memakai arang dari batok yang derajat bakarnya lebih rendah dibanding arang bincotan (dari kayu) yang digunakan untuk membakar sate Jepang. Arang bincotan sendiri diimpor Jepang dari Sumatera. Alhasil sate kita harus dibakar dekat bara api yang membuat permukaan daging cenderung gosong.

Jelas daging gosong tidak bagus untuk kesehatan. Bukan hanya itu, Koyama si penggemar sambal itu menyarankan agar tukang sate Indonesia mengurangi pemakaian minyak lewat racikan bumbu kacang atau lemak sebab minyak berlebihan kurang bagus bagi tubuh.

Itulah untungnya bertukar pikiran dengan bangsa lain. Bisa belajar memasak makanan dengan cara dan hasil lebih sehat.

Sunday, March 20, 2011

Nuklir di Indonesia

Krisis energi telah memaksa manusia untuk berpikir kembali dalam usaha penciptaan sumber energi alternatif. Misal saja energi listrik. Manusia sudah sangat bergantung pada listrik sejak ditemukannya bola lampu oleh Sir Thomas Alpha Edison pada tanggal 21 Oktober 1879. Sejak itu, kebutuhan energi listrik tiap negara terus melonjak sampai sekarang ini. Kalau dulu manusia menggunakan bahan bakar fosil sebagai pembangkit listrik, kini sudah ada teknologi nuklir yang dipandang sebagai sumber energi baru yang sangat efisien dan ramah lingkungan.

PLTN sudah ada di puluhan negara di dunia. Misalnya Amerika, mereka menggantungkan sekitar 85% dari seluruh kebutuhan energi listriknya dari nuklir. Juga di Perancis, mereka diwajibkan untuk menghabiskan daya minimal 15.000 watt. Sedangkan di Indonesia, hanya 450 dan 900 watt saja sering mengalami pemadaman. Ketika kita mau membangun PLTN di Jepara, banyak orang demo tidak menyetujui. Mereka lebih memilih dapat jatah pemadaman daripada harus menerapkan teknologi baru yang mereka pandang berbahaya radiasi. Salah siapa?

Mereka bilang bahwa radiasi nuklir sangat berbahaya. Namun jika semua ditangani oleh tenaga ahli yang profesional, maka bahaya tersebut akan dapat tereliminasi. Bukankah orang Indonesia termasuk golongan orang yang pandai? Lihat saja olimpiade mapel setiap tahun, Indonesia selalu menjadi langganan juara tingkat Internasional. Sebenarnya banyak ahli nuklir di Indonesia, hanya saja belum dimaksimalkan.

Kalau kita selalu dihantui radiasi,lalu mulai kapan kita akan menikmati energi yang super hemat? Bayangkan, 1 gram Uranium (bahan bakar nuklir) adalah sama dengan 112 kg batubara. Dan pergantian bahan bakar PLTN dilakukan hanya sekali dalam satu setengah tahun. Sungguh sayang sekali kalau hal itu kita lewatkan.

Mari kita jangan terus tutup mata kita. Terapkanlah hal baru. Ini sudah zaman teknologi nuklir, sudah bukan saatnya mengandalkan bahan bakar fosil yang nantinya pasti akan habis. Kita lihat saja perkembangan nuklir di Indonesia.

Semoga membuka hati kita.

Thursday, March 17, 2011

Penyebab Kegagalan Seseorang

Dalam kehidupan seseorang pasti ada yang disebut sebagai idola. Idola ini bermacam-macam. Ada yang mengidolakan bintang film, pemain sepakbola, pemusik, dan orang-orang lain yang dianggap terkenal dan luar biasa saat itu. Hal ini bisa mendorong seseorang untuk lebih baik, namun idola bisa menjadi boomerang bagi sang pengidolanya. Karena kebanyakan sang pengidola akan berperilaku sebagai orang yang diidolakan.

Biasanya mereka yang diidolakan adalah orang-orang yang terbukti sukses dalam kehidupannya, misalkan mempunyai IPK tinggi dalam kuliahnya, berwajah ganteng atau cantik, sudah kaya dalam finansial, dan sebagainya. Lantas sang pengidola akan berpikir "Apakah saya dapat seperti idola saya?". Kalau memang sobat pernah bertanya tentang hal tersebut, saya bisa menjamin bahwa sobat pasti gagal!

Intinya semua orang itu berbeda. Sobat tidak bisa copy paste keberhasilan seseorang walaupun menjalani proses yang sama persis dengan sang idola. Beda tempat beda waktu, beda approach, pasti akan menghasilkan produk yang berbeda pula.Kalau sobat ingin gagal, lakukan saja sobat terinspirasi dengan idola dan jadilah diri seperti sang idola. Hanya itu. Karena keberhasilan seseorang itu adalah tidak untuk mencoba menjadi diri orang lain tetapi hanya menjadi diri sendiri, mencoba yang terbaik dari yang kita bisa.

Sangat berbahaya jika sampai kita berperilaku sama seperti idola kita. Apalagi latar belakang hidup kita dengan idola sangat berbeda. Misal, kita jangan sampai ikut-ikutan idola kita yang hidup konsumtif. Karena hidup mereka sudah lebih dari berkecukupan, sedangkan kita hanya pas-pasan.

Semoga membawa manfaat.

Tuesday, March 8, 2011

Segitiga Cinta

Kali ini kita akan sedikit membahas tentang cinta. Sesuai judul, kita tidak membahas tentang cinta segitiga, namun segitiga cinta. Apa bedanya? Tentu beda. Cinta segitiga adalah yang biasa kita temui di kehidupan sehari-hari. Misal si A (cowok) menyukai si B (cewek). Tetapi si B (cewek) menyukai si C (cowok). Namun si C (cowok) tidak menyukai si B (cewek). Maka terjadilah cinta segitiga. Namun kali ini, kita membahas tentang segitiga cinta, yaitu tiga hal yang diartikan sebagai sudut-sudut cinta.

Ada banyak alasan orang untuk menikah. Ada yang bilang bahwa pasangannya enak diajak bicara. Ada yang bilang pasangannya sangat perhatian. Ada yang bilang merasa aman dekat dengan pasangannya. Ada yang bilang pasangannya macho atau sexy. Ada yang bilang pasangannya pandai melucu. Ada yang bilang pasangannya pandai memasak. Ada yang bilang pasangannya pandai menyenangkan orang tua. Pendek kata kebanyakan orang bilang dia COCOK dengan pasangannya.

Ada banyak alasan pula untuk bercerai. Ada yang bilang pasangannya judes, bila diajak bicara cenderung emosional. Ada yang bilang pasangannya sangat memperhatikan pekerjaannya saja, lupa kepada orang-orang di rumah yang setia menunggu. Ada yang bilang pasangannya sangat pendiam, tidak dapat bertindak cepat dalam situasi darurat, sehingga merasa kurang terlindungi.
Ada yang bilang pasangannya kurang menggairahkan.
Ada yang bilang pasangannya gak nyambung kalau bicara. Ada yang bilang masakan pasangannya terlalu asing atau terlalu manis. Ada yang bilang pasangannya tidak dapat mengambil hati mertuanya. Pendek kata kebanyakan orang bilang bahwa dia TIDAK COCOK LAGI dengan pasangannya.

Kebanyakan orang sebetulnya menikah dalam ketidakcocokan. Bukan dalam kecocokan. Dr. Paul Gunadi menyebut kecocokan-kecocokan diatas sebagai sebuah ilusi pernikahan. Dua orang yang pada waktu pacaran merasa cocok tidak akan serta merta berubah menjadi tidak cocok setelah mereka menikah.

Ada hal-hal yang hilang setelah mereka menikah, yang sebelumnya mereka pertahankan benar-benar selama pacaran. Sebagai contoh, pada waktu pacaran dua sejoli akan saling memperhatikan, saling mendahulukan satu dengan yang lain, saling menghargai, saling mencintai. Lalu apa yang dapat menjadi pengikat yang mampu terus mempertahankan sebuah pernikahan, bila kecocokan-kecocokan itu tidak ada lagi? Jawabannya adalah KOMITMEN.
Seorang kawan saya di Surabaya membuat sebuah penelitian, perilaku selingkuh kaum adam pada waktu mereka dinas luar kota dan jauh dari anak /isterinya. Apa yang membuat pria-pria tersebut selingkuh tidak perlu dijabarkan lagi. Tetapi apa yang membuat pria-pria tersebut bertahan untuk tidak selingkuh? Jawaban dari penelitian tersebut sama dengan diatas yaitu : KOMITMEN.

Hanya komitmen yang kuat mampu menahan gelombang godaan dunia modern pada waktu seorang pria berada jauh dari keluarganya.
Begitu pula sebaliknya, pada kasus wanita yang berselingkuh. Komitmen adalah sebagian dari cinta dalam definisi seorang psikolog kenamaan bernama Sternberg. Dia menyebutnya sebagai "triangular love" atau segitiga cinta dimana ketiga sudutnya berisi : Intimacy (keintiman), Passion (gairah) dan Commitment (komitmen). Sebuah cinta yang lengkap dalam sebuah rumah tangga selayaknya memiliki ketiga hal diatas.

Intimacy atau keintiman adalah perasaan dekat, enak, nyaman, ada ikatan satu dengan yang lainnya. Passion atau gairah adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual dan berbagai macam perasaan hangat antar pasangan. Commitment atau komitmen adalah sebuat keputusan final bahwa seseorang akan mencintai pasangannya dan akan terus memelihara cinta tersebut "until death do us apart".

Itulah segitiga cinta karya Sternberg yang cukup masuk akal untuk dipelihara dalam kehidupan rumah tangga. Bila sebuah relasi kehilangan salah satu atau lebih dari 3 unsur diatas, maka relasi itu tidak dapat dikatakan sebagai cinta yang lengkap dalam konteks hubungan suami dan isteri, melainkan akan menjadi bentuk-bentuk cinta yang berbeda.

Sebagai contoh :

Bila sebuah relasi hanya berisi intimacy dan commitment saja, maka relasi seperti ini biasa disebut sebagai persahabatan. Bila sebuah relasi hanya bersisi passion dan intimacy saja tanpa commitment, maka ia biasa disebut sebagai kumpul kebo. Bila sebuah relasi hanya mengandung passion saja tanpa intimacy dan commitment, maka ia biasa disebut sebagai infatuation (tergila-gila) .

Itulah yang dimaksud dengan segitiga cinta. Nah, bagaimana bentuk cinta sobat?