Wednesday, February 23, 2011

Indonesia Terkena Boikot Film Amerika

Kalau sobat merasa pecinta film Hollywood, sepertinya ini menjadi berita buruk. Karena pasalnya negara kita sedang diancam akan kena boikot film dari AS. Bukan rahasia lagi kalau Indonesia merupakan negara pembajak yang cukup besar. Dalam hal ini termasuk dalam pembajakan film. Film yang dibajak biasanya adalah film luar negeri terutama dari Amerika. Hal ini membuat pihak yang dibajak (Amerika) merasa agak kesal dengan kelakuan bangsa kita.

Maraknya pembajakan film serta tarif bea masuk atas hak distribusi film impor yang melonjak tajam membuat Frank Rittman, Wakil Presiden Motion Picture menyatakan akan menghentikan distribusi film-film Hollywood ke Indonesia karena hal itu dipandang sangat merugikan pihaknya. Lalu, jika hal itu benar-benar terjadi, bagaimana nasib bisnis bioskop di negara kita? Karena sebagian besar dari film yang mendapat penjualan tiket yang paling besar adalah film keluaran Amerika. Selain itu, pasti kekecewaan penonton penggemar film Hollywood tak akan terhindari lagi.

Selama ini jarang sekali ada film Indonesia yang menembus penjualan tiket begitu besar. Hal ini merupakan suatu penurunan dari keadaan sebelumnya. Tahun 2009 ada tiga film yang berhasil menembus penjualan satu juta tiket. Namun di tahun 2010, hanya ada satu film. Jarang sekali ada film lokal yang mampu menarik perhatian penonton untuk memenuhi bioskop.

Namun menurut Pemerintah Indonesia, keputusan ini masih akan berubah. Pasalnya, Ketua Hukum Pajak dari Departemen Keuangan Bambang Permadi Brodjonegoro masih mangadakan negosiasi dengan MPAA (Motion Picture Association of America). Semoga saja pihak Amerika membatalkannya, supaya kita tetap bisa menikmati film Hollywood.

Ditulis Oleh : Mas Win // 1:50 PM
Kategori:

2 Komentar:

  1. Wah, pengusaha gedung bioskop bisa gulung tikar semua nih...

    ReplyDelete
  2. yaaahhh.. itulah indonesia... kalo nggk ada FILM Amerika lagi, bisa males nonton ke 21. soalnya film indonesia fokusnya ke film porno... nggk bgt, nggk ada kualitas!

    ReplyDelete

Komentar bonus nasi bungkus